Hidayah-18

Hidayah itu datang setelah 18 tahun lewat

Doaku Setelah Sholat

Ya Alloh, hambamu hanyalah sebagian dari kehinaan. Adakah kau beri pengampunan kepadaku? Jikalau ada maka tunjukkan lah jalan…

 

Bukan sekali atau dua kali aku berbuat dosa. Ku ingat kau, lalu ku berbuat dosa lagi. Ku ingat kau, lalu ku lupakan kau, dan ketika aku susah aku kembali lagi kepada Mu.

 

Ya Allah, aku ingin menjadi hamba-Mu yang hanya menyembah Mu dan  tidak menyembah yang lain. Jika berkenan maka biarkanlah seperti ini, ingatkan aku selalu. Agar aku terus mengingat-Mu. Dan jangan jadikan diriku ingat kepada Mu di saat aku susah saja, tapi di saat diriku senang pula.

 

Ya Allah aku ingin bertaubat, jangan jadikan aku seperti ulama yang hanya berbicara tapi tak menjalankan. Yang tak mampu menahan nafsunya. Dan terjerumus dengan mudah kedalam jurang dosa.

Aku kukuhkan hati ku untuk Mu. Aku pegang iman ku sebagai seorang muslim. Dan jadikan aku anak yang shaleh, berguna bagi bangsa dan agama, dan Islamkanlah aku hingga aku mati.

Bahagiakan kedua orang tua ku

Bukakan pintu rezeki yang halal

Berikan hidayah kepada keluargaku yang belum mendapatkan hidayah dan orang-orang di luar sana yang belum mendapatkan hidayah

Biarkan aku mencium surga mu ya Allah, dan jauhkan aku dari siksa api neraka.

Matikan aku dari sifat munafik yang cuma mencoreng diriku dan keluargaku…

 

Aminn….

Agustus 19, 2013 Posted by | Pikiran | Tinggalkan komentar

Jodoh Ada di Tangan Allah

Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh teman-teman muslimin dan muslimah. Sudah lama saya tidak ngepost di blog saya ini. Karena begitu banyak kesibukan yang saya lakukan dan begitu banyak kejadian yang membuat blog ini sedikit terbengkalai ‘lagi’. Ada pula sekian banyak komentar yang sampai sekarang belum saya approve untuk muncul di beberapa artikel di blog saya ini. Saya belum sempat meng-approve dan membalasnya, insya Allah akan saya approve sembari saya jawab satu persatu. Adapun juga yang bertanya, apakah blog ini ada hubungannya dengan majalah Hidayah?, blog ini tidak ada hubungannya dengan majalah hidayah, hanya judul blognya saja yang sedikit sama ^_^

Ok, sekarang kita akan memulai topik pertama di bulan Ramadhan ini. Topik ini menginspirasi saya, dan insya Allah akan menginspirasi muslimin dan muslimah juga. Topik ini saya sadur dari artikel asli yang berjudul “Kisah Pemuda Maroko dan Wanita Amerika” dengan sumber http://gizanherbal.wordpress.com/2013/03/28/kisah-pemuda-maroko-dan-wanita-amerika/ . Artikel ini mengisahkan tentang seorang pria Maroko yang menadahkan pandanganya agar tak melihat si wanita hingga akhirnya si wanita mau menikahi si pria Maroko tersebut. Untuk lebih jelasnya mari kita baca sejenak artikel ini.

Ketika ujian datang kepada kita, disaat kita berada pada kondisi yang sangat memungkinkan untuk malakukan perbuatan itu (maksiat), namun kita merasa malu kepada Alloh dan malu terhadap predikat kita sebagai “seorang muslim”, maka niscaya Alloh akan menggantikannya dengan sesuatu yang lebih baik dari itu semua. Tidaklah kejayaan itu melainkan dengan Islam, tidaklah harga diri itu melainkan dengan Islam, dan tidaklah kebahagiaan itu sempurna melainkan dengan Islam. Ini adalah sebuah kisah yang sangat menarik untuk bisa diambil pelajarannya bagi kita semua. Sebuah kisah, yang mungkin pada hari ini kita selayaknya bercermin pada diri kita masing-masing, apakah yang selama ini diri kita perbuat terhadap apa-apa yang Alloh larang??? Dan Alloh akan selalu menolong hambaNya yang sabar lagi ikhlas dalam menjalankan ketaatan kepadaNya dan menjauhi laranganNya. Berikut kisah yang disampaikan oleh Syaikh Muhammad Hassan (semoga Alloh menjaganya):

Firman Alloh

قُل لِّلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُوا فُرُوجَهُمْ ذَلِكَ أَزْكَى لَهُمْ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا يَصْنَعُونَ . وَقُل لِّلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا

Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat”. Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya (QS.An Nuur:30-31)

Sebuah kisah dari seorang pemuda, salah satu dari pemuda kita di Amerika, pemuda ini berasal dari Maroko, dia adalah pemuda Maroko yang sangat miskin. Dalam sebuah kunjungan, saya menanyakan tentangnya. Pemuda ini berusia sekitar 24 atau 25 tahun. Mereka menjawab: MasyaAlloh, dia sekarang dalam kondisi baik, maka saya bertanya apa yang terjadi, mereka menjawab: dia kini menjadi seorang jutawan. Saya pun bertanya: jutawan? Apakah dia berjudi atau melakukan sesuatu?. Mereka menjawab: “Tidak, dia tidak melakukakannya”. Lalu apa yang telah terjadi??

Subhanalloh, suatu hari dia berada dalam sebuah lift di salah satu gedung bertingkat, dan dengan kehendak Alloh dalam elevator tersebut ada banyak orang didalamnya. Lalu semua orang keluar satu persatu hingga tinggallah hanya si pemuda tadi dengan seorang wanita Amerika yang sangat cantik, kemudian lift itupun bergerak ke atas hingga beberapa lantai. Pemuda tersebut tetap menatap lantai lift. (Subhanalloh). Disana hanya ada si pemuda dan si wanita tersebut, tapi dia tidak menatapnya sekalipun. Wanita itu cantik… yang itu merupakan fitnah yang kuat…, dan dia tidak pernah menatap wanita itu. Wanita itu (ketika mereka benar-benar berdua saat itu) merasa takut, karena khawatir mungkin saja akan diperkosa, tapi pemuda tersebut tidak menatapnya sama sekali. Wanita itu kemudian penasaran terus melihat gerak-gerik dan bagaimana dia tidak menatapnya. Dia merasa bingung dan heran. Wanita itu tapi tetap merasa sangat takut, maka sampailah mereka dilantai dimana pemuda tersebut keluar, maka dia pun keluar dari lift. Wanita tersebut mengikutinya dan memberhentikan si pemuda (pemuda tersebut di karuniai bahasa inggris yang lancar dan wajah yang bercahaya).

Wanita tersebut bertanya kepada si pemuda: “Apakah aku tidak cantik???”

Dia menjawab: “saya tidak tahu!! Saya tidak melihat kearahmu”

Wanita tersebut berkata: “mengapa? Mengapa kau tidak menatapku?! Apa aku tidak cantik??!!”

Pemuda itu menjawab: “agamaku melarangku dari hal itu”

(subhanalloh)

Wanita itu kemudian bertanya lagi kepada si Pemuda: “mengapa kau tidak mencoba mencium atau memperkosa(ku)?! ” (Naudzubillah)

Pemuda itu menjawab: “tidak,, saya berusaha untuk berlindung kepada Alloh, saya takut pada Alloh”

Wanita itu kemudian bertanya: dimana Alloh?? Dimana Alloh yang begitu kau takuti itu?

Kemudian pemuda itu mulai menjelaskan beberapa kalimat tentang islam dan tauhid.

Wanita itu berkata: agamamukah yang melarangmu dari menatapku, tidak membiarkanmu melakukan tindakan-tindakan yang membahayakan?”

Dia berkata: “ya”. Dan dia kemudian menjelaskan kepadanya.

Wanita itu kemudian berkata: “maukah kau menikah denganku??”

Dia berkata: “saya seorang muslim, apa agamamu??”

Wanita itu berkata: “saya bukan seorang muslim”

Dia berkata: “hal ini tidak diperbolehkan”

Wanita itu berkata: “jika aku masuk kedalam agamamu, maukah kau menikah denganku??”

Dia berkata: “ya”

Wanita itu berkata: “apa yang harus aku lakukan??”

Dia berkata: “lakukan ini dan ini (sambil memberi saran)”

Maka Alloh menjadikan laki-laki tersebut sebagai sebab wanita itu masuk islam, hanya dengan menundukkan pandangan. Ketahuilah dia hanya menundukkan pandangannya. Akankah para pemuda kita berpikiran seperti itu?? Suatu hal yang sangat jarang terjadi. Salah satu ajaran yang sangat berharga, dan hal ini mungkin sulit terjadi pada kita.

Dia (wanita) menikahinya (pemuda) dan memberikan semua kekayaannya, dan pemuda itupun mendapat keberuntungan yang besar sebagaimana saudara-saudara kita telah menceritakannya padaku, pemuda ini dengan karunia Alloh mempunyai seorang istri yang cantik. Maka hal ini menjadi lebih baik daripada unta merah (harta yang berharga, pent) dengan sebab masuknya wanita itu ke dalam Islam, dan wanita itu juga mempunya semua kekayaan ini. Maka benarlah apa yang Alloh katakan seperti yang Dia firmankan dalam Al-Qur’an: QS at-talaq ayat 3:

وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ وَمَن يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ إِنَّ اللَّهَ بَالِغُ أَمْرِهِ قَدْ جَعَلَ اللَّهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْرًا

Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.

Saya bersumpah demi ALLOH, saya bersumpah demi Alloh, barangsiapa yang takut pada Alloh, Alloh akan memnyediakan baginya apa-apa yang tidak pernah dia bayangkan sebelumnya. Dia menundukkan pandangan dari apa yang Alloh telah melarangnya.

(diterjemahkan oleh bintu sayadi dari video Syaikh Muhammad Hassan diwww.islamic-emirates.com, terjemahan ini masih jauh dari sempurna)

Setelah membaca artikel tersebut, apakah yang bisa kita petik? Bagi saya, janji Allah SWT adalah mutlak. Anda tak perlu melanggar satu hal pun perintah Allah SWT. Contohlah si pria ini yang hanya dengan tidak memandang wanita amerika di sampingnya, dia bisa mendapatkan jodohnya. Hal ini tidak cuma berlaku untuk muslimin, tapi juga untuk muslimah. Pernahkah kita berfikir untuk menahan pandangan kita ketika melihat wanita cantik atau pria tampan yang ada di sekitar kita? Pernahkah kita berusaha agar kita tetap menjaga pandangan kita agar terhindar dari dosa yang termasuk dzinah mata?

Padahal Allah sudah jelas-jelas menyerukan melalui firmannya masalah ini :

الْخَبيثاتُ لِلْخَبيثينَ وَ الْخَبيثُونَ لِلْخَبيثاتِ وَ الطَّيِّباتُ لِلطَّيِّبينَ وَ الطَّيِّبُونَ لِلطَّيِّباتِ أُولئِكَ مُبَرَّؤُونَ مِمَّا يَقُولُونَ لَهُمْ مَغْفِرَةٌ وَ رِزْقٌ كَريمٌ

”Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji dan laki-laki yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rizki yang mulia (surga).”

Saya sendiri bukan orang yang munafik, saya juga beberapa kali berpacaran karena ketidak tahuan saya. Saya berdosa, tapi melalui artikel ini Allah mengingatkan saya agar saya tidak mengulanginya lagi. Sekarang marilah kita membaca beberapa hadist dan firman Allah SWT yang tertulis di bawah ini :

1.Sabda Rosululloh SAW di Hadis Tobrani:
“La ayyut’ana fi ro’si akhadikum bimikh yatin min khadidin khoirul lahu min ayyamassa imroatan la takhillu lahu”

Artinya:
“Sesungguhnya jika kepalanya ditusuk jarum dari besi adalah masih lebih baik dari pada menyentuh pada perempuan yang bukan muhrim nya”

2.Sabda Rosululloh SAW:
“Innahu man wadoa yadahu ala imroatin la takhillu lahu bisahwatin ja-a yaumal qiyamati magh lulatan yadahu ila unuqihi . Fain kobbalaha kuridot safatahu finnar”

Artinya:
“Barang siapa yang meletakan tangannya pada wanita yang bukan muhrim nya dengan syahwat(senang/nafsu) maka akan datang dia pada hari kiamat dengan tangan terikat sampai lehernya. Dan jika dia menciumnya,maka bibirnya akan digunting di neraka”

3.Di Hadis Muslim:
Aisyah berkata:”Rosululloh SAW tidak pernah menyentuh wanita sebagaimana yang Alloh perintahkan.ketika baiat,beliau hanya membaiat melalui ucapan dengan berkata”aku telah membaiat kalian”

4.Di Hadis Bukhori:
Aisyah berkata:”demi Alloh tangan Rosululloh SAW tidak pernah menyentuh wanita sama sekali saat membaiat mereka.beliau tidak membaiat mereka kecuali dengan ucapan saja”

5.Di Hadis Nasai,Rosululloh SAW bersabda:
“Aku tidak pernah berjabat tangan dengan wanita (yang bukan murimnya)”

Jadi jelaslah sudah bahwa bersalaman,bersentuhan,berboncengan apalagi berciuman adalah larangan agama bagi siapa saja tanpa pandang bulu.

Jangankan menyentuh atau bersalaman,melihat agak lama saja sudah di larang agama.
Hal ini menunjukkan betapa agama islam sangat menghormati dan memulyakan kaum wanita dari tindakan-tindakan lelaki yang tidak bertanggung jawab.

Yang kedua,aturan-aturan Alloh dan Rosul itu dibuat untuk membentengi manusia dari godaan setan-iblis yang telah bersumpah akan menggoda semua manusia dan bahkan menjanjikan mahkota bagi bala tentaranya yang berhasil menghasut manusia untuk berbuat zina.

Coba kita perhatikan dalil-dalil di bawah ini:
6.Firman Alloh di surat isroil 32:
“Wala taq robuzzina”

Artinya:”janganlah kalian dekat-dekat dengan perbuatan (yang mengarah)zina”

7.Firma Alloh di surat Annur 30:
“Katakanlah kepada laki-laki iman :hendaknya mereka menundukkan pandangannya dan menjaga farjinya”

8.Di Hadis Muslim:
Jarir bin Abdullah berkata:”aku bertanya kepada Rosululloh SAW tentang pandangan yang hanya sekejab.kemudian Rosul memerintahkan kepadaku agar aku segera memalingkan pandanganku”

9.Di Hadis Tirmidhi,Rosululloh SAW bersabda:
“Tidak berdua-dua an seorang lelaki dan seorang wanita yang bukan muhrim,melainkan yang ketiganya adalah syetan”

Bukan hanya menyentuh, melihat pun adalah salah satu hal yang mendekatkan kita kepada dzinah. Jika Allah membuat aturan, maka itu mutlak demi kebaikan kita. Jodoh ada di tangan-Nya, jadi tak perlu takut kehilangan jodoh karena Allah melalui aturan-aturan-Nya menyiapkan jodoh yang baik buat kita. Bukan untuk mengekang atau menyulitkan hidup kita. Jikalau muslimin dan muslimah pernah melakukan hal-hal yang asalnya bukan dari Allah dan merugikan, ada baiknya kita sadar dan mencoba untuk menjadi umat yang lebih baik.

Artikel ini juga mungkin tak sempurna. Karena kesempurnaan hanya milik Allah SWT semata.

Semoga menginspirasi dan semoga Allah subahana’hu wa’taala memberikan kita hidayah-Nya kepada semua…
Wassalam.. ^_^

Sumber : 

http://desaakhirat.wordpress.com/2013/03/18/larangan-bersalamanmenyentuh-wanita-yg-bukan-muhrim-nya/

http://gizanherbal.wordpress.com/2013/03/28/kisah-pemuda-maroko-dan-wanita-amerika/

Juli 18, 2013 Posted by | Uncategorized | , , | Tinggalkan komentar

Tips mempertahankan Iman berdasarkan pengalaman saya ^^

Masih terkait dengan tulisan saya sebelumnya. Kali ini saya bakal memberikan tips mempertahankan iman kita supaya tidak goyah dan melakukan dosa melulu sekecil apapun, terutama untuk orang yg ingin bertobat :) InsyaAllah berhasil ^^

berikut adalah tipsnya :
1. Jalankan sholat 5 waktu secara disiplin

Ya, ini adalah langkah pertama kalian, coba jalankan sholat 5 waktu secara tepat waktu, dimulai dari waktu yang paling dekat ketika kalian berpikiran untuk bertobat. Ingat! Bersihkan diri dulu, mandi junub, jangan lupa udhu! Biasakan diri menjalankan rukun Islam satu ini.

2. Baca Al-Qur’an

Ini untuk menunjang kalian agar tidak baca-baca buku yg nyeleneh serta membuat iman kalian kuat juga.

3. Jalankan Rukun Islam, imani rukun Iman

hal paling dasar dalam Islam. Jika tidak tahu rukun Islam ataupun rukun Iman, nanti saya posting. Tapi masa sebagai orang Islam tidak tahu?

4. Hindari pergaulan yg merugikan

kita boleh bergaul, tapi ingat kurangi bergaul dengan teman-teman yg membawa kepada keburukan. Jangan juga memutuskan tali silaturahmi, dekati mereka secara baik, dan kalau yakin coba bawa mereka supaya menjalankan Islam dengan serius juga, iseng-iseng berhadiah lah istilahnya :)

5. Hindari media-media maksiat

Seperti komik hentai, vidio 3gp, forum porno, dll..
Karena cuma membuat otak kalian melakukan hal-hal buruk seperti yg kalian lihat di media tersebut.

6. Hindari Mastubrasi

sama seperti no.5, bisa membuat pikiran kita menjadi porno dan juga termasuk kedalam dosa besar. mastubrasi juga bisa membuat badan lemas, dan ga bersemangat ngelakuin aktivitas apapun di pagi hari. Solusinya, Malam-malam ketika keinginan itu muncul, bawa dengan belajar, baca komik, atau baca Al-Qur’an. Yang paling ekstrim bawa push-up atau sit-up berkali-kali ampe keinginan itu hilang.

7. Olahraga

ya, rajin-rajinlah olahraga. Badan sehat, iman kuat, dan otakpun cerah. Asal jangan olahraga di fitness center yg isinya wanita-wanita atau pria-pria yg p menggoyangkan iman :D

8. Hindari pacaran fokus pada pendidikan atau pekerjaan sampai mampu menikah

ya, mungkin ini yang paling susah, akan lebih baik menghindari pacaran dulu.
Ntar susah dapat jodoh?
Solusinya : berteman aja secara wajar, smsn ke seperlunya, itung-itung silaturahmi, tapi ingat batasan-batasan karena blum muhrim. Jika udah yakin mampu, dan yg pasti kan udah tau sifat dan watak tuh berdasarkan perkenalan seadanya atau info-info dari teman target. Tampa pikir panjang LAMAR!
Kalau emang jodoh pasti jadi ko, kalau dia menolak berarti Allah memberikan 10x yg lebih baik dari itu. InsyaAllah!

Semoga dapat berguna, ambil baiknya, singkirkan jika buruk.

Tunggu tulisan-tulisan berguna saya lainya :)

Juni 18, 2011 Posted by | Uncategorized | 3 Komentar

Apa yang paling sulit didalam menjalankan Islam?

Assalamu’alaikum sebelumnya saya ucapkan buat teman-teman yg sering mengunjungi blog ini.

Saya minta maaf karena mungkin sudah ada 1 tahun saya tidak melakukan update di blog saya ini. Komentar-komentarpun banyak terbengkalai sehingga tidak saya approve atau balas. Ada beberapa hal yg menggangu saya dan menggoncang iman saya sehingga membingungkan saya dalam menjalankan agama Islam. Alhasil blog ini pun terbengkalai. Untuk kronologisnya nanti saya akan ceritakan di paragraf-paragraf selanjutnya.

Sebelum saya memberikan inti dari topik yang saya tulis kali ini, ada baiknya mungkin anda sekalian membaca cerita saya berdasarkan pengalaman saya sendiri agar lebih faham inti dari apa yang saya mau bagi.

Bismillahhirrahmanirrahim….

2 tahun lalu, tepatnya ketika saya masih berumur 18tahun, adalah seorang penyanyi yang mengetuk hati saya yang memang sejak berumur 16 tahun ingin serius menjalankan Islam. Beliau seorang penyanyi rock, pemabuk, pembuat onar, dan sebagainya. Entah kenapa di penghujung karirnya beliau berubah drastis, menjadi seorang muslimin sejati. Segala hal buruk yg tersemat didiri beliau dia hilangkan, dan dengan seizin Allah beliau menjadi seseorang yg benar-benar taat hingga beliau wafat.

Mungkin kalian bertanya-tanya, siapa beliau yang saya maksud, mungkin juga ada yg sudah tau. Ya beliau adalah almarhum Bangun Sugito atau lebih dikenal dengan Gito Rolies.

Singkat cerita, saya pun mulai berpikir, jika almarhum yg lebih buruk kelakuanya dari saya bisa berubah sebegitu taatnya dan meninggal dalam keadaan tersenyum bahagia mengapa saya tidak?

Alhasil, saya pun mulai berubah. Saya yg awalnya seorang suka berbohong, suka berkata kasar kepada teman dan keluarga saya, dan jarang sholat serta jarang membaca Al-Qur’an mulai merubah diri saya sedikit demi sedikit. Bahkan saya memutuskan pacar saya.

Ketika awal saya melakukan sholat saya menangis sejadi- jadinya. Mengingat dosa saya yg begitu besar dan mungkin tidak bisa dihapus.

1 tahun saya begitu beriman, iman itu semakin kuat ketika saya mulai membuat tulisan-tulisan di blog ini, surfing mencari artikel-artikel islami, rajin membaca buku-buku islami, tertarik mendalami Islam dengan bertanya kepada cendekiawan muslim yg ada di daerah saya, bergabung ke forum-forum islam ataupun forum anti-islam (sebagai salah satu cara menguatkan iman saya), dan mulai takut dengan neraka. Disaat itu yang terpikirkan dalam benak saya hanya satu,”Jangan tarik nyawa saya ketika saya bergelimang dosa”.

Ya, iman dan pandangan saya ini hanya berjalan kurang lebih 1 tahun. Sebelum akhirnya saya kembali kejalan dosa.

Kronologisnya, ketika itu iman saya goyah akibat forum-forum maupun website yg saling mempertanyakan tentang pacaran Islami dan ta’aruf, serta disaat teman-teman saya mengatakan saya seorang munafik. Disaat kegoyahan itu di jejaring sosial facebook saya bertemu seseorang yg saya kagumi sejak SMA. Alhasil saya pacaran dengan dia. Saya pun mulai meninggalkan sholat lagi, mulai kembali “bandel”, bahkan tidak menggubris blog ini. Ya, hati saya kembali mandet dengan Islam. Begitu berat mempertahankan iman saya pada waktu itu.

Selanjutnya, saya mulai merasakan banyak musibah menimpa saya. Kuliah saya tidak benar, pacar saya seperti merugikan saya dan selalu membuat saya sakit hati, kepercayaan teman saya mulai mengendur, saya menjadi orang yg anti-sosial dan musibah lainya. Alhamdulillah ketika hal itu terjadi orang tua saya masih ada untuk saya. Bersyukur saya diberikan orang tua yg begitu baik dan tutur katanya begitu lembut serta penyabar. Alhamdulillah ya Allah…

Ketika musibah silih berganti datang, hati saya mulai bergejolak lagi, saya mulai mengingat DIA lagi disaat saya sedang tidur. Allah seperti ingin memberikan kesempatan saya sekali lagi untuk memperbaiki diri. Saya mulai menangis lagi, kali ini tidak disaat saya sholat, tapi disaat saya akan tidur. Saya pun berucap syukur sekali lagi, bukan saja orang tua saya tidak meninggalkan saya, Allah pun terus ada untuk saya, mengetuk hati saya, membuat diri saya menangis berkali-kali membuat saya mengingat dosa saya.

~Alhasil dari rentang waktu saya tobat, berbuat dosa, dan mencoba untuk mencintai-NYA lagi, saya menarik kesimpulan, ternyata mempertahankan iman kita sebagai seorang muslim itu adalah hal paling SUPER BERAT daripada menjalankan Islam itu sendiri~

dan itulah inti dari apa yang saya tulis kali ini.

Mohon maaf untuk semuanya, saya memang munafik, tidak tau berterimakasih sama Allah, tapi saya punya keyakinan kalau saya bisa memperbaiki iman saya seperti dulu. InsyaAllah..

Semoga teman-teman bisa mengambil intisari dari tulisan saya ini, tetaplah di jalan Allah, karena ketika kalian keluar mulai membuat dosa akan begitu sulit untuk kembali, cuma nurani dan keyakinan keras kalian yg bisa menggerakkan hati kalian.

AsyhaduAllah Illah ha Illaulloh wa’ashaduanna Muhammadar rosululloh…

Juni 18, 2011 Posted by | Uncategorized | 3 Komentar

Lagu yg bikin saya nangis

Saya ga bisa banyak berkata2, coba dengarkan lantunanya dan pahami liriknya. Jika hati anda tidak sekeras batu mustahil jika anda tidak menangis.

Ahmed Bukhtair – Last Breath

From those around I hear a Cry,
A muffled sob, a Hopeless sigh,
I hear their footsteps leaving slow,
And then I know my soul must Fly!
A chilly wind begins to blow,
Within my soul, from Head to Toe,
And then, Last Breath escapes my lips,
It’s Time to leave. And I must Go!
So, it is True (But it’s too Late)
They said: Each soul has its Given Date,
When it must leave its body’s core,
And meet with its Eternal Fate.
Oh mark the words that I do say,
Who knows? Tomorrow could be your Day,
At last, it comes to Heaven or Hell
Decide which now, Do NOT delay!
Come on my brothers let us pray
Decide which now, Do NOT delay!
Oh God! Oh God! I cannot see!
My eyes are Blind! Am I still Me
Or has my soul been led astray,
And forced to pay a Priceless Fee
Alas to Dust we all return,
Some shall rejoice, while others burn,
If only I knew that before
The line grew short, and came my Turn!
And now, as beneath the sod
They lay me (with my record flawed),
They cry, not knowing I cry worse,
For, they go home, I face my God!
Oh mark the words that I do say,
Who knows, Tomorrow could be your Day,
At last, it comes to Heaven or Hell
Decide which now, Do NOT delay !
Come on my brothers let’s pray
Decide which now, do not delay ….

download : http://www.4shared.com/audio/5clRASMe/Ahmed_Bukhatir_-_Last_Breath__.html/

Juni 18, 2011 Posted by | Uncategorized | 1 Komentar

Panutan yang paling baik

Oleh Ahmad Endry Husein

Suatu hari disebuah taman, ada dua orang anak kecil mempertengkarkan masalah SPIDERMAN dan POWER RANGERS. Nama mereka adalah Iqbal dan Shaleh.

“Leh, kamu kemaren nonton Spiderman ga? wuih Spiderman hebat banget” Kata Iqbal memulai pembicaraan.
“Ah, tapi pasti ga lebih hebat daripada Power Rangers” Balas Shaleh tidak mau kalah
Merasa dikalahkan, Iqbal pun membalas perkataan Shaleh,”Kamu belum nonton sih leh, Spiderman bisa ngeluarin jaring laba-laba dari tanganya”
” Tapi Power Rangers bisa ngeluarin robot raksasa yang kuat” Jawab shaleh dengan nada yang lebh keras.
“Kalau begitu kita tanya ayahku ya, yang mana lebih hebat, Spideraman apa Power Rangers”.

Beberapa saat kemudian, ayah Iqbal pun datang membawakan Iqbal dan Shaleh es cream.
“Ayah, beritahu Shaleh nih, Spiderman lebih hebat daripada power rangers”
“Tapi paman, power rangers bisa mengeluarkan robot raksasa yang sangat kuat” sahut iqbal.

Mendengar celotehan kedua anak tersebut ayah Iqbal pun tertawa…
“Hahahaha…, iya-iya.. keduanya baik dan hebat, tapi kan mereka kan cuma tokoh hayalan”

Mendengar jawaban itu, Iqbal dan Shaleh pun kebingungan.
“Jadi Spiderman dan power rangers itu tidak ada ya yah?” Tanya Iqbal dengan wajah polosnya.

“Iya…, mereka hanya tokoh haylaan yang ada dalam komik.., kalian mau tau tidak, tokoh yang bukan hayalan dan juga lebih hebat?”

“Hah, tokoh yang bukan hayalan dan juga lebih hebat? Siapa itu yah?” Tanya Iqbal kebingungan bercampur penasaran.

“Dialah Rasulullah S.A.W” jawab Ayah Iqbal dengan lugas.

“Rasulullah bisa melawan banyak penjahat ya yah?” Tanya Iqbal.

Ayah Iqbalpun langsung menjawab.
“Bukan hanya melawan penjahat, Rasulullah juga bisa menjadikan yang jahat menjadi baik, Rasulullah juga mengajarkan kita akhlak yang mulia, yaitu saling mengasihi sesama dan saling memaafkan walaupun dengan musuh kita, beliau adalah panutan yang baik”

Mendengar jawaban itu Iqbal dan Shaleh pun langsung mengangguk-anggukkan kepala mereka tanda mengerti.

“Jadi siapakah panutan kalian? Spiderman atau Power Rangers?” Tanya ayah Iqbal memancing.

“Rasulullah…..!” Jawab kedua anak itu dengan lugas.

terinspirasi dari : Cintai Allah CIntai Islam

Februari 20, 2010 Posted by | Islam, Kisah Hidup, Lain-Lain, Pandangan Islam, Pikiran | 1 Komentar

Ana, Antum dan Syukron

Oleh Nursalam AR

“Ana”, bukan nama orang, artinya adalah “saya” atau “aku”. Kata sapaan dalam bahasa Arab ini banyak digunakan di kalangan pesantren atau aktivis Islam. Sementara orang Betawi menyebutnya “ane”, sebuah sapaan yang halus daripada “gue”. Biasanya digunakan untuk memberikan penghormatan kepada teman bicara atau kepada orang yang lebih dihormati atau lebih tua.

Nah, soal “ana” ini, salah seorang kawan saya, seorang Muslimah berjilbab yang aktivis Rohani Islam, (Rohis) sewaktu SMA kerap membahasakan diri sebagai “ana”.

“Ada Nurul tidak?” tanya saya kepada rekan sekelasnya. Saat itu saya hendak mengembalikan buku Fisika kepada kawan saya itu.

Anehnya, rekan sekelasnya itu tampak kebingungan. “Nurul? Yang mana?”

“Nurul Fadhliyah, yang pakai jilbab,” saya merinci deskripsi sang kawan. Sang kawan memang satu-satunya yang berjilbab di kelasnya. Kami berbeda kelas di jurusan A1 (Fisika).

Baru jelas rupanya. “O, si Ana! Itu ada di kelas.”

Rupanya nama “Ana” lebih populer daripada nama aslinya. Sampai sekarang sang kawan masih dipanggil “Ana”. Atau, sebagian cukup berkompromi, “Nurul Ana”.

Nah, nasib “antum” tak jauh beda. FYI, “antum” adalah sapaan halus untuk “kamu” atau “Anda”. Orang Betawi memakai “ente”, dari kata “anta” yakni orang kedua tunggal. Di kali lain, digunakan juga “aye”.

“Antum” sebetulnya untuk orang kedua jamak (lebih dari dua orang). Tapi sering digunakan untuk sapaan halus dan akrab. Sama seperti kebiasaan orang Indonesia menyebut “kami” sebagai pengganti “saya” — meskipun sang penyebut hanya satu orang — agar terdengar lebih sopan atau halus.

Sewaktu ramai kasus penangkapan tersangka teroris Muhammad Jibril, ada wawancara live via telepon di petang hari antara presenter sebuah TV swasta dan si tersangka pascapengumuman polisi bahwa Muhammad Jibril masuk DPO (Daftar Pencarian Orang) Polri.

Sepanjang wawancara, sang presenter ber-”antum” ria dengan M. Jibriel, seakan mereka kawan lama dalam pergerakan Islam. Barangkali maksudnya agar lebih akrab dan ada chemistry dengan yang diwawancarai — yang memang banyak menggunakan istilah-istilah khos seperti antum, harokah atau ikhwan.

“Gimana perasaan antum?” dsb…Demikianlah wawancara tersebut berlangsung.

Hingga, saat menutup wawancara, si presenter pun mengatakan,”Terima kasih antum.”

Ah, serasa “antum” itu nama orang saja…

Sementara di sebuah milis, seorang kawan berbagi cerita mengenai pengalaman rekannya yang menerima sms tentang sebuah kabar demonstrasi.

Di ujung sms, si pengirim berterima kasih dengan ucapan “syukron”.

“Syukron” sendiri adalah ucapan terima kasih yang umum. Bentuk yang lebih halus — karena berisi doa — adalah “jazakallah” (ditujukan kepada lelaki) atau “jazakillah” (ditujukan kepada perempuan) atau “jazakumullah” (ditujukan kepada banyak orang) yang artinya “semoga Allah yang membalas  (kebaikanmu)..” Lebih lengkapnya, jazakallah khoirol jaza’, semoga Allah membalas (kebaikanmu) dengan sebaik-baiknya balasan, atau cukup jazakallah khoir.

Back to laptop, si wartawati yang tertarik pada kabar itu ingin menindaklanjutinya. Ia pun menelpon nomor si pengirim dan membuka percakapan dengan, “Pak Syukron, saya dari….

Kesimpulannya, Kanjeng Nabi Muhammad benar 100 persen ketika berpesan,”Berbicaralah kepada manusia dengan bahasa kaumnya.”

Jakarta, 18 Januari 2010

sumber : http://pengejarmakna.blogdetik.com/2010/01/28/ana-antum-dan-syukron/

Februari 19, 2010 Posted by | Ilmu islam, Islam, Lain-Lain, Pandangan Islam, Pikiran | Tinggalkan komentar

Mengapa jika ada yang mengucap syukron kita dianjurkan mengucap afwan?

Syukron dalam bahasa Indonesia berarti Terimakasih. Seandainya ada yang mengatakan kata “syukron” kepada kita, kadang kita bingung, kita mesti balasnya pakai apa. Sebenarnya kita bisa ngejawab dengan sama-sama, atau bisa juga dengan you are welcome :) , tapi kedengaranya terkesan sombong ya? hehe…

Ada salah satu ulama mengatakan, bahwa jika ada yang mengatakan “syukron” maka jawablah dengan “afwan”. Loh, afwan kan artinya maaf? , hehe… iya bener… , tapi didalam kata afwan itu ternyata ada maksud lengkapnya. afwan disini, dalam artian “maaf, saya tidak bisa memberikan/berbicara lebih dari ini”. Di dalam kata afwan/maaf ini, kita diajarkan untuk tidak bersikap sombong dengan mengacuhkan ucapan “syukron/terima kasih” dari lawan bicara kita. maka dianjurkanlah mengucap afwan setelah orang berucap syukron kepada kita.

semoga berguna.

Terinspirasi dari : Filosofi syukron dan afwan

Februari 19, 2010 Posted by | Ilmu islam, Islam, Lain-Lain, Pandangan Islam, Pikiran | 1 Komentar

Cerpen : Woi Laki-laki, gue masih gadis nih !!

Karya Mr Anas ayahara
Di Sebuah ruang tengah
Bang Kampleng memperhatikan adiknya berdandan memakai jilbab berwarna merah muda, celana jeans, berbaju ketat membentuk jilbab ketat berubah jd jilbab rapi n syariatlekuk tubuh.

” mo kemane lu? Pake jilbab tapi pamer body gitu” kata kampleng menyapa adiknya Nadia

“ye… mau kuliah bang… emang nape?” jawab nadia sambil mengikat tali sepatunya

“perasaan bajulu makin lama makin banyak yang ketat-ketat gitu”

“ye.. Biarin bang, Nadia kan masih kuliah n single, masak pake baju nenek2, nenek2 aje ada yang pake baju ketat”

“jadi maksudlu, karena masih single elu pake baju begitu, ikut2an temen2lu? Takut dibilang n keliatan tua, terus elu takut nggak laku? Kata kampleng sambil matanya hampir mau keluar bin melotot

(nadia terdiam)

“kalu begitu, elu berfikir bahwa dapat jodoh itu tergantung baju ketat, bukan tergantung keputusan Allah? Buktinya si Echi temen SMA elu, die pake baju jilbab longgar sopan rapi sudah nikah duluan n sekarang sudah punya anak dua, elu sama dia kan sama2 cantik”

(nadia kembali terdiam)

“Jadi nggak perlu baju ketat memamerkan lekuk tubuh untuk menunjukkan: woiii laki laki gue masih single lho…., ” kata kampleng

“jadi abang kampleng mau cariin Nadia jodoh nih? ” kata Nadia

“ye iye mau aja, elu nya aja nggak pernah bilang sih, mana abang tau kalau elu kebelet kawin, entar kalau langsung abang kenal2in elu nggak mau lagi, kan nggak enak sama teman2 gue”

“oke bang, Nadia ganti baju dulu” Kata Nadia sambil ngibrit ke Kamarnya

sumber : memotret Dun-ya

Februari 17, 2010 Posted by | Islam, Kisah Hidup, Lain-Lain, Pikiran | Tinggalkan komentar

20 Tips Menghadapi Ujian Untuk Siswa/Siswi muslim.

Maha suci Allah yang telah memberikan kedamaian dan rahmat atas Rasul dan  juga atas keluarga dan sahabatnya.

Siswa/siswi Muslim menaruh kepercayaanya kepada Allah ketika menghadapi ujian di seluruh dunia, dan  mengharap pertolongan-Nya . Rasulullah  S.A.W bersabda : “Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah, meskipun keduanya baik. Berusaha untuk mencapai apa yang akan menguntungkanmu dan mencari bantuan dari Allah, dan jangan merasa tidak berdaya. “ (Sahih Muslim, Hadis no.2664)

Diantara maksud sahih ini adalah :

1.  Berdo’a kepada Allah sesuai yang dianjurkan oleh Islam. Contoh doa’nya adalah seperti ini

“Rabbiy ishrah li sadri wa yassir li amri”

artinya :  Ya Allah, lapangkanlah dadaku dan buatlah semua urusan mudah bagiku

2. Tidur lebih cepat agar keesokan harinya lebih segar dalam menghadapi ujian.

3. Menyiapkan semua peralatan yang diperlukan untuk ujian,  seperti pena, penggaris , kalkulator dan jam tangan, karena persiapan yang matang dapat membantu seseorang untuk menjawab pertanyaan.

4.  Membaca doa ‘sebelum meninggalkan rumah: “Bismillaah, tawakkaltu ‘ala Allaah, wa laa hawla wa laa quwwata illa Billaah. Allaahumma inni a’oodhu bika an adilla aw udalla, aw azilla aw uzalla, aw azlima aw uzlama, aw ajhala aw yujhala ‘alayya (Dengan  nama Allah, aku bertawakal kepada Allah,  dan tidak ada kekuatan kecuali dari Allah. Ya Allah, aku berlindung kepada Engkau supaya aku tidak tersesat atau disesatkan, supaya aku terhindar (tidak sengaja melakukan dosa)  supaya aku tidak menindas atau tertindas, supaya aku tidak berbuat bodoh atau dianggap bodoh). “Jangan lupa mencari orang tua dan minta didoa’kan supaya bisa menjalankan ujian dengan baik”

5. Menyebut nama Allah sebelum memulai ujian, untuk menyebut nama Allah disyariatkan ketika memulai suatu tindakan yang diperbolehkan; ini membawa berkah, dan mencari bantuan dari Allah adalah salah satu hal untuk mendapatkan kekuatan dan berkah.

6. Hanya takut kepada Allah berkenaan dengan teman sekelas Anda, dan jangan terpengaruh oleh kecemasan atau rasa takut mereka akan kegagalan ujian tepat sebelum ujian, karena kecemasan adalah penyakit yang menular. Sebaliknya, membuat mereka merasa optimis dengan mengatakan kata-kata yang baik seperti yang telah disyariatkan dalam Islam adalah hal yang dianjurkan. Nabi (Shalallahu ‘Alaihi Wassalam)  optimis ketika ia mendengar nama Suhayl (yang berarti “mudah”) dan beliau berkata: “Hal-hal  telah dibuat mudah bagi kamu.” Beliau dulu juga suka mendengar kata-kata ‘Yaa Raashid, ketika ia pergi keluar untuk tujuan apapun. Jadi optimis bahwa Anda dan saudara-saudara akan lulus ujian ini.

7. Mengingat Allah (dengan dzikir) dapat menghilangkan  kecemasan dan ketegangan. Jika ada sesuatu yang terlalu sulit bagi kamu, berdoalah  kepada Allah agar diberi kemudahan.

8 .Pilih tempat yang baik untuk duduk selama ujian, jika kamu bisa. Jaga punggung tetap lurus, dan duduk di kursi dengan cara yang baik dan sehat.

9. Perhatikanlah soal ujian pertama-tama. Penelitian menyarankan agar kita menghabiskan 10% dari waktu ujian untuk membaca pertanyaan dengan hati-hati, mencatat kata-kata penting dan membagi waktu antara melihat pertanyaan dan menjawab.

10. Jawablah pertanyaan yang mudah terlebih dahulu, daripada yang sulit. Sambil membaca pertanyaan, buatlah catatan yang berisi ide-ide yang bisa kamu gunakan untuk menjawab pertanyaan nanti.

11. Menjawab pertanyaan yang lebih penting/utama/mempunyai bobot nilai tertinggi dahulu.

12. Memulai menjawab pertanyaan yang kamu tahu jawabanya terlebih dahulu. Lalu jawablah pertanyaanyang punya nilai tertinggi, dan tinggalkan saja sementara  pertanyaan yang anda tidak tahu jawabanya atau pertanyaan yang membutuhkan waktu lama untuk dipikirkan jawabnya.

13. Luangkan waktu kamu untuk menjawab dengan tidak tergesa-gesa,  karena Nabi (Shalallahu ‘Alaihi Wassalam) bersabda: “Musyawarah adalah dari Allah dan tergesa-gesa adalah dari setan.” (Sebuah hadits hasan. Shahih Al-Jami, 3011)

14. Pikirkan dengan hati-hati ketika menjawab dan memilih jawaban yang tepat jika menemukan pilihan ganda.  Jika kamu yakin bahwa kamu telah memilih jawaban yang benar, maka  kuatkan hati dan waspadalah dari waswasah (bisikan dari setan yang dapat membuat kamu ragu-ragu). Jika kamu tidak yakin, lalu mulai dengan menghilangkan jawaban yang salah atau tidak mungkin, kemudian memilih jawaban yang benar berdasarkan apa yang kamu anggap mungkin benar. Jika kamu menebak pada jawaban yang benar jangan mengubahnya kecuali kamu yakin bahwa itu salah – terutama jika kamu akan kehilangan nilai untuk jawaban yang salah. Penelitian menunjukkan bahwa jawaban yang benar biasanya yang dipikirkan oleh siswa pertama kali.

15. Dalam ujian tertulis, kumpulkan semua jawaban kamu sebelum kamu mulai untuk menjawab. Menulis garis besar jawaban kamu dengan beberapa kata akan mmberikan jawaban yang lengkap. Kemudian urut jawaban-jawaban tersebut sesuai dengan tingkat jawaban yang ingin kalian tulis nanti dari yang paling ingin kalian tulis sampai dengan yang tidak terlalu kalian yakini untuk ditulis.

16. Tulis pokok-pokok jawaban utama kamu di awal baris, karena pokok jawaban utama adalah yang paling dicari oleh pemeriksa ujian, dan mungkin saja jika jawaban yang dia cari tidak terdapat pada awal baris dan ternyata terdapat pada tengah halaman/baris si pemeriksa tidak akan mempedulikanya dan menyalahkanya akibat terburu-buru.

17. Manfaatkan 10% dari waktu untuk mengkaji jawaban kamu. Luangkan waktu kamu dalam meninjau, terutama dalam masalah matematika dan hal-hal yang berhubungan dengan angka-angka. Tahan keinginan untuk keluar kelas dengan cepat  dan jangan pedulikan orang-orang yang lebih dulu keluar dari anda. Mereka bisa saja menjadi orang-orang yang mendapat  nilai rendah nantinya karena keluar terlalu dini.

18 Jika kamu menemukan setelah ujian bahwa  beberapa jawaban kamu salah, jadikan sebagai pelajaran untuk dipersiapkan di masa depan, agar tidak terburu-buru dalam menjawab pertanyaan. Terima kehendak dan takdir dari Allah serta jangan frustasi atau putus asa . Ingat hadits Nabi (Shalallahu ‘Alaihi Wassalam), “Jika sesuatu menimpa kamu, jangan katakan,” Seandainya saja saya  melakukan ini dan itu. “Sebaliknya berkata,’ Allah wa maa Qadar sha’a kaan (ini takdir Allah dan apa yang Dia kehendaki akan terjadi) “(Shahih Muslim, dan bagian pertama dari hadits ini telah disebutkan di atas).

19. INGAT,  bahwa kecurangan/mencontek adalah haram baik dalam tes bahasa asing atau tes lainnya. Nabi (Shalallahu ‘Alaihi Wassalam) bersabda, “Barangsiapa yang menipu bukanlah untuk salah satu dari kita.” Kecurangan adalah kesalahan dan itu adalah haram apalagi jika tujuanya untuk mendapatkan gelar atau sertifikat, dll .  Konsekuensi dan dosanya sama dengan berselingkuh. Jadi jangan lakukan hal yang diharamkan agama, dan Allah akan memelihara kamu dari karunia-Nya. Menolak semua tawaran hal-hal yang haram (Memberikan contekan) datang kepada kamu dari orang lain. Orang yang meninggalkan sesuatu demi Allah, Allah akan mengganti dengan sesuatu yang lebih baik.  Kamu harus mengecam dan melawan kejahatan, dan memberitahu pihak berwenang tentang hal seperti itu yang kamu lihat saat ujian, atau sebelum atau setelah itu. Ini bukan jenis fitnah yang  dilarang justru untuk melaporkan kejahatan yang tercela adalah wajib.
Menasihati orang-orang yang menjual belikan pertanyaan atau soal dan jawaban yang di posting di Internet dan sebagainya, atau yang mempersiapkan contekan k. Katakan kepada mereka untuk takepadaut Allah, dan kepada mereka yang berkuasa tentang apa yang mereka lakukan dan pada uang yang mereka peroleh dari itu. Katakan kepada mereka bahwa mereka hanyalah menghabiskan waktu dalam mempersiapkan hal-hal yang di haramkan dan hanya mengumpulkan dosa-dosa. Ingatkan tentang siksa kubur kepada mereka.

20. Ingatlah apa aja yang telah kamu siapkan untuk akhirat, dan pertanyaan-pertanyaan yang akan diberikan oleh malaikat dalam kubur, dan bagaimana caranya agar selamat dihari kiamat. Siapa pun yang selamat dari neraka dan masuk surga adalah orang-orang yang beruntung.

Kita memohon kepada Allah agar  berhasil di dunia dan  kita bisa berada di antara mereka yang menang serta berada di surga, karena Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi maha menjawab doa.

Oleh Muhammad Salih Al-Munajjid

Februari 13, 2010 Posted by | Bacaan Do'a, Ilmu islam, Islam, Lain-Lain, Pandangan Islam | 2 Komentar

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.